Sudah 8 Orang Pelaku Karhutla Diamankan Polda Riau

Sudah 8 Orang Pelaku Karhutla Diamankan Polda Riau

By Kadin Jabar | 8 Maret, 2021 16:47 | Berita Kadin

RIAU INSPIRA,- Polda Riau telah menahan sebanyak delapan orang pembakar hutan dan lahan selama periode bulan Januari hingga Maret 2021.

“Kedelapan orang pelaku kejahatan kehutanan tersebut merupakan pelaku perorangan, yang melakukan pembakaran sejak awal Januari- Maret 2021,” kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto, dikutip dari Antara, Senin, (8/3/2021).

Sunarto menuturkan, delapan pelaku pembakaran tersebut tercatat telah menghanguskan hutan seluas 25,25 hektare. Dan paling luas berlokasi di Kota Dumai mencapai 10,25 hektare. Khusus kasus karhutla di Kota Dumai, Polres setempat telah memproses dua tindak pidan  dengan dua tersangka semuanya dalam status penyidikan.

“Lahan kedua yang paling banyak terbakar juga, berada di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tercatat seluas 6 hektare, dilakukan seorang tersangka, dan kasus ini juga masih dalam penyidikan,” kata dia.

Selanjutnya, Polres Bengkalis menangani dua kasus dengan dua tersangka dengan luas lahan terbakar mencapai tiga hektare dan kini kasusnya masih dalam tahap penyelidikan.

Lalu ada lima hektare lahan terbakar di Kepulauan Meranti dengan satu berkas laporan dan mengamankan satu orang tersangka. Sedangkan dari Polres Pelalawan dan Polres Kampar juga memproses 0,5 hektar lahan yang terbakar, dilakukan seorang tersangka yang masih dalam penyidikan.

“Setelah itu, Polres Bengkalis juga sedang memproses tiga hektare lahan yang terbakar dengan dua laporan. Untuk tersangka ada dua orang, dan masih dalam penyidikan juga,” bebernya.

Sunarto menjelaskan, dari hasil penyidikan para pelaku beralasan nekad membakar lahan karena ingin menghemat biaya.

“Aksi kejahatan ini jelas merugikan banyak orang, karenanya tetap dibutuhkan penegakan hukum bagi pelaku pembakaran, namun demikian diharapkan, masyarakat dapat mengubah pola lama atau tidak lagi membuka areal perkebunan baru dengan cara membakar itu,” katanya.

Kata dia, dengan membakar lahan jelas sudah tidak relevan karena mengakibatkan kerusakan flora dan fauna di kawasan hutan itu. Terlebih dengan munculnya asap akan merusak kesehatan masyarakat, dan menggangu pertumbuhan ekonomi. (MSN)

You can share this post

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijak dan bertanggung jawab, Komentar menjadi tanggung jawab komentator sepenuhnya seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada yang berkomentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar